Dikenal Mudah Bergaul, Gay Tulungagung Kerap Minta Player Elektone Pakai CD Bermerek

Koleksi Foto Purwanto di Akun Media Sosial Miliknya / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Koleksi Foto Purwanto di Akun Media Sosial Miliknya / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

PONOROGOTIMES, TULUNGAGUNG – Purwanto (33), pria kelainan orientasi seksual yang ditangkap Polda Jatim, merupakan sosok terkenal di lingkungannya, Babadan, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, dan kalangan seniman lokal.

Pemilik salon rias Purnanda yang beralamat di Perumahan Citra Damai Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, itu juga dikenal sebagai sosok mudah bergaul dan suka memberi. "Dia grapyak (mudah bergaul). Temannya banyak. Jika ada uang, dia loman (tidak pelit). Sering nraktir dan juga sering ngajak karaoke," kata Mr (33), seniman dangdut yang sering berkumpul bersama Purwanto.

Jika uang yang dimiliki cukup untuk mengumpulkan banyak teman, Purwanto biasanya mendatangkan grup elektone dan membikin acara. "Bahkan tak jarang mengundang elektone. Kemudian mengumpulkan teman-temannya dari berbagai kalangan," ungkap Mr.

Salah satu seniman elektone berinisial Dim mengungkapkan ada hal aneh saat dirinya dan beberapa teman lain yang pernah diminta memberi hiburan para tamu yang mayoritas adalah relasi Purwanto. "Jauh hari sudah ngejob dan pesan atau wanti-wanti, saat acara harus memakai sempak (CD) bermerek. Nah, saat acara selesai dan memberikan bayaran, dia selalu minta agar menunjukkan celana dalam yang dipakai. Jijik sebenarnya," kata Dim.

Karena berbagai kelainan yang di antaranya suka dandan seperti perempuan, suka mendekati pria sejenis dan berlaku aneh, banyak orang sudah curiga bahwa Purwanto adalah gay. "Kita nganggap guyon saja. Tapi ternyata ada  yang tertarik dan mau dirayu jadi korban," ucapnya.

Sebelumnya, Purwanto diketahui mengidap disorientasi seksual dan menyukai sesama pria sejak 2006. Dari rilis yang digelar Polda Jawa Timur Senin (01/07), Purwanto mengakui sedikitnya ada 50 orang yang pernah dituduri sejak 2004.

Saat ditangkap, dari  hasil penyidikan, Purwanto juga  diketahui mencabuli dua remaja berusia di bawah umur dan dan berstatus sebagai pelajar. Dua korban yang dimaksud itu berinisal, FR (16) dan RZ (15).

"Modusnya mengiming-imingi korban dengan sejumlah uang Rp 100-150  ribu. Perkenalan korban dan pelaku lewat AA tukar nomor ponsel," kata Kanit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKP Mohammad Aldy Sulaiman saat gelar rilis kasus perkara.

Purwanto "mengeksekusi" atau melakukan hubungan intim sesama jenis di kompleks perumahan sekaligus tempat salonnya di Citra Damai Ringin Pitu. "Itu rumahnya sendiri, bukan kontrak. Kami tangkap dia di sana," tambah AKP Aldy.

Sejak 2006 lalu, Purwanto membuka usaha salon yang dikenal dengan Salon Purnanda yang melayani tata rias yang cukup terkenal di kalangan artis lokal. Meski dia merupakan perias dan ramai pelanggan, Aldy menegaskan jika dalam bidangnya Purwanto dikenal profesional dan pelanggan riasnya tak ada kaitan sama perbuatan cabulnya.

Purwanto ditangkap dari laporan warga yang resah akan perbuatan pelaku. "Tersangka sudah puluhan kali lakukan di situ. Warga lapor kalau tersangka melakukan hubungan tak wajar," jelas Aldy

Lebih lanjut, Aldy memaparkan saat penangkapan, Purwanto diketahui sedang berduaan dengan salah seorang teman kencannya di dalam rumah dan diduga usai melakukan hubungan asmara layaknya pasangan gay. Dalam kamar ditemukan tisu dan juga celana dalam miliknya. 

Pewarta : Anang Basso
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]ponorogotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]ponorogotimes.com | marketing[at]ponorogotimes.com
Top