Jual Istri Rp 1,5 Juta untuk Diajak Threesome, Pria Ini Ditangkap Polisi

Tersangka Nur Hidayat ketika diamankan polisi
Tersangka Nur Hidayat ketika diamankan polisi

PONOROGOTIMES, SURABAYA –  Subdit III Jatanras, Ditreskrimum, Polda Jatim  membongkar kasus tindak pidana dengan sengaja mengadakan atau memudahkan cabul dengan orang lain dan atau mengambil keuntungan dari pelacuran perempuan.

Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP.  Kasus ini melibatkan tersangka Nur Hidayat (21 tahun) warga Tuban, Jawa Timur.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela mengatakan, barang  bukti yang diamankan berupa uang tunai Rp 1,5 juta, dua handphone, selimut yang terdapat bercak sperma, baju tidur warna pink, bra warna pink dan celana dalam.

Terungkapnya kasus ini berawal dari adanya informasi bahwa di Villa Yosi Dusun Genengsari Gang IV, Desa Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan digunakan sebagai tempat berlangsungnya perbuatan asusila. Yaitu satu wanita melayani hubungan seks dengan dua Iaki-Iaki (Threesome).

Kemudian polisi melakukan penyelidikan terkait informasi dari masyarakat tersebut. Lalu polisi melakukan penggeledahan di kamar 8 Villa Yosi Dusun Genengsari Gang IV Desa Pecalukan, Prigen Kabupaten Pasuruan.

Saat itu polisi mendapati wanita berinisial PR sedang berhubungan seks dengan dua pria bernama Nur Hidayat dan satu lagi berinisial BS (35 tahun) warga Kabupaten Sleman Jateng.  Kemudian polisi membawa ketiganya beserta barang bukti ke kantor Ditreskrimum Polda Jatim proses pemeriksaan.

Berdasarkan hasil introgasi dari Nur Hidayat,  bahwa wanita berinisial PR merupakan istrinya sendiri yang telah ditawarkan kepada BS melalui Akun Twitter @38 Pasutri. Untuk berhubungan seks dengan tarif sebesar Rp 1,5 juta.

Tersangka Nur Hidayat melakukan hubungan Threesome sebanyak tiga kali, di tempat yang sama. Yaitu di Villa Yosi Kamar B Dusun Genengsari Gang IV Desa Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Modus operandi tersangka Nur Hidayat menawarkan istrinya kepada pria hidung belang untuk berhubungan seks secara bertiga (Threesome) melalui media sosial lewat akun Twitter @38 Pasutri. Dan tersangka memasang tarif Rp 1,5 juta untuk sekali berhubungan sesuai tempat yang telah ditentukan oleh tersangka.

Akibat perbuatannya, tersangka Nur Hidayat dijerat pasal 296 KUHP tentang tindak pidana dengan sengaja mengadakan atau memudahkan cabul dengan orang lain dengan ancaman pidana satu tahun empat bulan penjara, dan Pasal 506 KUHP tentang tindak pidana mengambil keuntungan dari pelacuran perempuan dengan ancaman pidana setahun penjara.

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Surabaya TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]ponorogotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]ponorogotimes.com | marketing[at]ponorogotimes.com
Top